Breaking News

Dumoly Pardede Beri Paket Natal ke Masyarakat Adat di Desa Natinggir

Mdnpedia.com – Ketua Umum Panitia Natal Gereja-gereja se-Sumatera Utara, Dumoly Pardede, menyalurkan bantuan Natal kepada masyarakat Desa Natinggir, Kabupaten Toba, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat adat yang tengah menghadapi berbagai persoalan.

Bantuan Natal sebesar Rp20 juta diserahkan langsung kepada perwakilan masyarakat Natinggir, Rudolf Pasaribu, selaku Ketua Masyarakat Adat Natinggir.

Dalam sambutannya, Rudolf Pasaribu menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan Natal ini. Hingga hari ini kami masih mengalami trauma akibat perlakuan PT TPL. Ladang kami dipalang, kami diintimidasi, seolah-olah negara ini tidak adil kepada kami,” ungkap Rudolf dengan nada haru.

Ia juga menceritakan bahwa konflik yang terjadi turut berdampak pada kehidupan beragama masyarakat.

Bahkan, terjadi perpecahan di lapisan masyarakat, sehingga sebagian masyarakat tidak dapat merayakan Natal dengan baik.

Dumoly Pardede memberikan penguatan dan semangat kepada masyarakat Natinggir.

Ia menegaskan bahwa penderitaan yang dialami masyarakat adat merupakan penderitaan kolektif yang juga dirasakan oleh masyarakat Batak di perantauan, termasuk di Jakarta.

“Penderitaan masyarakat Natinggir adalah penderitaan kita bersama. Kalian tidak sendiri. Banyak tokoh Batak yang ikut berjuang, seperti Bapak Martin Hutabarat, Otto Hasibuan, Bapak Alfonso Napitupulu, bapak Sanggam Hutapea, bapak M Tumanggor, bapak Jony Ginting, bapak Posma Sitompul, bapak Irjen Pol. Purn Erwin Tobing, bapak Robert Sinaga, bapak Salomo Damanik, bapak Juniver Girsang, bapak Kapler Marpaung serta berbagai organisasi seperti Horas Halak Hita. Semua elemen masyarakat bergerak dan berjuang bersama,” tegas Dumoly.

Pak Dumoly juga mengajak masyarakat untuk tetap kuat dan saling mendoakan agar perjuangan membuahkan hasil.

“Pesan saya, tetap semangat menjalani hidup. Kita saling mendoakan agar perjuangan ini berhasil, dengan satu harapan: Tutup TPL,” ujarnya.

Selain mengunjungi Natinggir, Dumoly Pardede juga menyampaikan rencana untuk menyempatkan diri bertemu dengan masyarakat terdampak longsor dan banjir di Adiankoting, serta masyarakat Sihaporas, Pematang Sidamanik, sebagai bagian dari rangkaian kepedulian Natal.

Pada kesempatan yang sama, Panitia Natal Gereja-Gereja se-Sumut juga menyerahkan bantuan Natal sebesar Rp5 juta kepada HKBP Distrik IV Toba, yang diterima langsung oleh Praeses HKBP Distrik IV Toba, Pdt. Ebsan Hutabarat.

Dalam pesannya, Dumoly menyampaikan dukungan moral kepada pimpinan gereja.

“Kami berharap Amang Praeses tetap sabar dan tabah dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat yang menjadi korban akibat aktivitas PT TPL,” katanya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. Ebsan Hutabarat, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ibu Dumoly H. Sidabutar, putri mereka Adelin Pardede, serta para pendeta dan fungsionaris HKBP Distrik IV Toba. (MP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *