Breaking News

Kenapa Investasi Emas Buntung?

Mdnpedia.com – Investasi emas menjadi investasi aman di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.

Namun bukan berarti anda tidak bisa rugi. Apalagi berinvestasi digunakan bak judi tanpa perencanaan finansial.

Sebelum berinvestasi anda harus fokus kepada tujuan investasi. Untuk apa? Mau dipakai kapan?

Jangan menganggap emas instrumen trading cepat (mendadak kaya) karena butuh proses yang sangat panjang.

Sebaiknya investasi emas tidak lebih dari 30 persen dari total cash money anda. Saat krisis finansial anda tidak perlu menjual emas apalagi harga sedang turun.

Kenapa investasi emas buntung?

1. Beli saat harga puncak, panik jual saat turun. Ikut-ikutan tren tanpa strategi.
2. Salah pilih produk/platform. Platform tidak diawasi regulator dan emas fisik tanpa sertifikat.
3. Tak Paham biaya tersembunyi: Selisih buy-back, biaya cetak emas dan biaya penyimpanan.
4. Waspadai peretasan akun digital.

Intinya, anda harus menjadikan emas sebagai aset pelindung yang stabil bukan pendongkrak utama perekonomian anda.

Kalimat “emas adalah masa depan, bukan masa saat ini” menggambarkan cara berpikir investor yang matang.

Emas tidak diciptakan untuk cepat untung. Ia tidak memberi bunga, dividen, atau cash flow. Tetapi nilainya bekerja perlahan, seiring waktu.

Artinya: emas menyimpan nilai, bukan mempercepat kekayaan.

Emas bekerja saat aset lain bermasalah. Saat saham jatuh, inflasi naik, atau krisis datang — emas baru menunjukkan fungsinya.

Emas bukan pahlawan hari ini, tapi penyelamat besok. (MP-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *