Mdnpedia.com – GMKI Sumut-Aceh dan PW KAMMI Sumut mendesak transparansi alur distribusi minyak goreng subsidi, Minyakita, di Sumatera Utara.
Hal ini disampaikan saat melakukan aksi di PT Industri Nabati Lestari (INL), Jalan Iskandar Muda, Kota Medan, Senin, 4 Mei 2026.
Korwil Sumut-Aceh, Chrisye Sitorus, menyesalkan kelangkaan Minyakita, padahal Sumut adalah daerah industri kelapa sawit terbesar di Indonesia.
“Pemerintah dan perusahaan harus transparan kepada publik, ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ini adalah bentuk ketidakadilan yang nyata,” ucap Chrisye Sitorus yang menduga distribusi dialihkan ke Pulau Jawa.
Sementara itu, Ketua PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, menilai bahwa persoalan ini tidak hanya menyangkut distribusi, tetapi juga menyentuh aspek keberpihakan terhadap rakyat kecil.
“Rakyat kecil yang paling terdampak—ibu rumah tangga, pedagang kecil, hingga buruh—dipaksa membeli minyak dengan harga tinggi. Ini tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian.
Aliansi mahasiswa menegaskan akan kembali turun ke jalan apabila tuntutan tidak direspons secara serius oleh pihak terkait.
Penelusuruan redaksi Medan Pedia harga Minyakita sudah jauh di atas HET (Rp 15.700), bahkan di beberapa kios sudah mencapai Rp 20.000 per liter.
Skema pendistribusian Minyakita di Kota Medan hanya dijalankan Bulog, padahal Bulog hanya memiliki 35 persen dari Domestic Market Obligation (DMO).
65 persen DMO dilakukan pihak swasta yang diduga tidak mendapat pengawasan yang ketat.
Pedagang bernama Agus menjelaskan jika agen Minyakita kini membandrol harga Rp 228.000 per dus atau setara Rp 19.000 per liter, terpaut tipis dari kemasan Bimoli.
“Kita beli dari agen pun pakai minimal order, paling sedikit 50 dus,” ucap Agus.
Disinggung pembelian dari Bulog, Agus menegaskan sudah dua bulan tidak bisa beli dari Bulog.
“Sekarang masing-masing toko hanya di kasih 30 dus. Bergilir, tapi toko saya sudah dua bulan gak dapat jatah,” sambungnya.
Ia pun berharap Bulog tidak tebang pilih mendistribusikan Minyakita karena prioritaskan pasar tradisional daripada kios pengecer. (MP-01)
MdnPedia.com Beri Pesan, Kesan dan Warna