7 Komisioner KPID Sumut 2026-2029 Terpilih

MEDAN PEDIA – Komisi A DPRD Sumut menggelar rapat pleno menentukan tujuh nama Komisioner KPID Sumut 2026-2029, Selasa, 15 September 2026.

Rapat pleno dihadiri 17 dari 21 pimpinan dan anggota Komisi A.

Sebanyak 21 calon komisioner maju ke tahap fit and proper test di DPRD Sumut.

Proses penentuan berjalan cukup alot dan berakhir pukul 17.15 WIB, menghasilkan tujuh komisioner terpilih dengan hasil voting terpaut tipis.

“Rapat sudah berakhir, selanjutnya berita acara akan diserahkan ke Gubernur,” ucap politisi PDI Perjuangan, Landen Marbun.

Dari ketujuh nama yang diterima jurnalis, empat petahana gagal lanjut untuk periode kedua.

Berikut tujuh komisioner KPID Sumut terpilih:

1. Ahmad Arfah : 17 Suara
2. Mulyadi : 17 Suara
3. Mutiah Ulfa : 17 Suara
4. Iswanda Situmorang : 16 Suara
5. Muhammad Ridwan : 16 Suara
6. Hendrik Fernandes Naipospos : 15 Suara
7. Muhammad Yusron : 15 Suara

Peringkat ke 8-21:

8. Agus Supratman
9. David Simbolon
10. Dearlina Sinaga
11. Nurleli
12. Repa Duha
13. Zulfahmi Hasibuan
14. Edwar
15. Ayu Kesuma Ningtyas
16. Muhammad Ari Agung Baskoro
17. Muhammad Hidayat
18. Rustam Ependi
19. Mustarom
20. Ibnuraash Aleslami
21. Rifian Arif

Selanjutnya DPRD Sumut akan menyerahkan berita acara Rapat Pleno ke Pemprov Sumut untuk dilantik sebagai komisioner KPID Sumut 2026-2029.

Kader GAMKI

Hendrik Fernandes Naipospos terpilih menjadi Komisioner KPID Sumut 2026-2029 bersama enam nama lain berdasarkan Rapat Pleno Komisi A DPRD Sumut, 15 September 2026.

Ia adalah kader GAMKI yang saat ini menjabat Wakil Ketua Bidang Media, Digital dan Teknologi, DPC GAMKI Medan.

Menurut Ketua GAMKI Medan, Boydo HK Panjaitan, Hendrik adalah kader terbaik yang dimiliki GAMKI saat ini.

Baca Juga :  Yovita Sitepu dan 2 Nama Ditetapkan Menjadi Timsel KPID Sumut

“Pengalaman jurnalis dia (Hendrik) belasan tahun, sangat layak menjadi Komisioner KPID,” ucap Boydo kepada Medan Pedia, 16 September 2026.

Tak cuma itu, Boydo mengaku sangat mengenal kualitas intelektual dan kepemimpinan kadernya tersebut setelah berkali-kali menugaskan Hendrik memimpin program penting di GAMKI Medan.

“Selama dua tahun berturut-turut dia berhasil menyelesaikan tugas sebagai Ketua GAMKI Rise Up. Progam penting, bahkan membutuhkan dana yang sangat besar,” sambungnya.

Hendrik Fernandes Naipospos adalah jurnalis senior yang pernah mendalami penyiaran di Metro TV Jakarta dan Efarina TV Simalungun.

Ia juga sempat bekerja di Kover Magazine. Dan terakhir, lebih 10 tahun bekerja di Tribun Medan, bagian dari Kompas Gramedia Grup.

Dunia jurnalistik sudah melekat dengan Hendrik sejak 2010, kala itu ia duduk sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara.

Tahun 2024, Hendrik menyelesaikan studi pasca-sarjana di Magister Ilmu Komunikasi, USU. (MP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *