Boydo
Ketua MPKW Sumut-Aceh, RE Nainggolan, didampingi pengurus: Edward Sitorus, Kasman Sembiring, Jatongam Nainggolan, Jadi Pane, Pdt Oklyn Tarigan, Hotlion Sihombing, Dra Adelina Silaen, Vr Sitanggang dan Mona, menyerahkan 1000 tas sekolah ke 32 yayasan di Kantor MPKW Sumut-Aceh, Jalan Gaperta Medan, 28 Mei 2026.

Tas Sekolah dan Mimpi Anak-anak yang Terus Dijaga MPKW Sumut-Aceh

MEDAN PEDIA – Suasana hangat dan penuh sukacita terasa di Kantor Majelis Pendidikan Kristen Wilayah atau MPKW Sumut-Aceh di Jalan Gaperta, Medan Helvetia, Kamis (28/5/2026).

Satu per satu perwakilan sekolah datang untuk menerima bantuan 1.000 tas sekolah kepada peserta didik dari 32 yayasan, perkumpulan, dan penyelenggara pendidikan di bawah naungan MPKW Sumut-Aceh.

Program tersebut merupakan bagian dari Program Kembang Kasih yang digagas Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia.

Di balik pembagian tas sekolah itu, tersimpan pesan sederhana namun kuat: pendidikan harus terus dijaga dengan kepedulian dan kasih.

Ketua MPKW Sumut-Aceh, RE Nainggolan, mengatakan bahwa perhatian kecil seperti tas sekolah bisa memberi dampak besar bagi semangat belajar anak-anak.

“Bagi sebagian orang mungkin ini sederhana, tetapi bagi anak-anak, ini adalah bentuk perhatian dan dukungan agar mereka tetap semangat belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya didampingi jajaran pengurus MPKW Sumut-Aceh.

Ia menilai pendidikan tidak cukup hanya dengan kurikulum dan tenaga pengajar.

Anak-anak juga membutuhkan dukungan nyata yang dapat mereka rasakan secara langsung.

“Kami berharap anak-anak semakin percaya diri datang ke sekolah, semakin rajin belajar, dan yakin bahwa mereka punya masa depan yang harus diperjuangkan,” katanya.

Menurut RE Nainggolan, bantuan tersebut juga menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan dapat tumbuh melalui kolaborasi banyak pihak.

Ketika lembaga pendidikan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan bergandengan tangan, maka yang sedang dibangun bukan sekadar sekolah, melainkan masa depan generasi bangsa.

Selama beberapa tahun terakhir, MPKW Sumut-Aceh aktif membangun jejaring pendidikan, membentuk kepengurusan daerah hingga Kepulauan Nias, mengadakan pelatihan, program sosial, kerja sama lintas lembaga, hingga kegiatan pengembangan kreativitas peserta didik.

Baca Juga :  "Hujan Berkat" untuk Guru Kristen: Kisah Haru dari Tarman Hartono

Belum lama ini, MPKW Sumut-Aceh juga sukses menggelar lomba seni dan kreativitas tingkat PAUD dan SD se-Sumatera Utara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026.

Kegiatan itu melibatkan sekolah-sekolah Kristen dari berbagai daerah dan menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan bakat serta keberanian mereka.

Tak hanya memperhatikan peserta didik, MPKW Sumut-Aceh sebelumnya juga menyalurkan 4.000 paket sembako kepada guru-guru sekolah Kristen di Sumatera Utara dan Aceh sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melayani,” tutur RE Nainggolan mengakhiri. (MP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *