Mdnpedia.com – Anggota DPR RI Yasonna Laoly mendapati sampah bertumpuk di ‘mulut’ gorong-gorong Tol Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, saat mengecek pembuatan dua manhole (lubang kontrol drainase).
Memang penyumbatan gorong-gorong sudah diadukan masyarakat ke Jasa Marga dan Pemko Medan sejak November 2025.
Tetapi pembersihan tak bisa dilakukan secara mandiri karena gorong-gorong membentang sepanjang 50 meter tanpa lubang kontrol.
“Landen Marbun (anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan) melapor ke saya. Sekarang Jasa Marga sudah membuat dua manhole supaya petugas bisa menyedot sedimentasi,” ucap Yasonna Laoly kepada Medan Pedia, Jumat (6/2/25).
Ia menegaskan pembuatan manhole sekadar mitigasi.
Diperlukan pembangunan drainase yang baru agar Kecamatan Medan Deli bebas banjir.
“Harus ada rekayasa pengaliran air untuk daerah ini. Bisa saja air dialirkan ke Sungai Badera ke arah Cemara,” sambungnya.
Baca Juga : Landen Marbun Minta Jasa Marga Bersihkan Gorong-gorong Jalan Tol
Sisi terpisah, Landen Marbun menegaskan pembuatan manhole ini adalah kali pertama sejak tahun 1986.
Puluhan tahun Jasa Marga tidak mempertimbangkan keselamatan warga dan menjadi penyebab utama banjir di permukiman sekitar Tol Tanjung Mulia.
Saat pembuatan manhole petugas menemukan ban, kasur dan sampah berukuran besar di gorong-gorong.
Landen menyarankan agar Jasa Marga membuat jaring besi di ‘mulut’ gorong-gorong.
“Gorong-gorong harus rutin dibersihkan. Saya pikir pembuatan jaring juga sangat penting agar sampah tidak masuk,” tutup Landen. (MP-01)
MdnPedia.com Beri Pesan, Kesan dan Warna