Mdnpedia.com – PSMS Medan memiliki catatan sejarah panjang sejak didirikan pada tanggal 21 April 1950.
Tim berjuluk Ayam Kinantan ini didirikan melalui koordinasi 23 klub lokal dengan enam tokoh kunci yakni Adinegoro, Madja Purba, Sulaiman Siregar, TM Harris, dr. Pierngadi, dan Tedja Singh.
23 klub tersebut adalah:
1. Persatuan Olahraga Al Whatan
2. Persatuan Olahraga Ardjuna
3. Persatuan Olahraga Bintang Merah
4. Persatuan Olahraga Dynamo
5. Persatuan Olahraga Deli MY
6. Persatuan Olahraga Medan Putra
7. Persatuan Olahraga Neteral
8. Persatuan Olahraga Peranakan Thionghoa
9. Persatuan Olahraga Kependjaraan
10. Persatuan Olahraga Polisi
11. Persatuan Olahraga Rumah Sakit Umum
12. Persatuan Olahraga Sahata
13. Persatuan Sepak Bola Deli Spoorweg Maatschappij
14. Bond Garnizoen Medan
15. Persatuan Sepak Bola Himpunan Pemuda Madju
16. Ikatan Olahraga Belawan
17. Indian Football Team
18. Sportvereniging Juliana
19. Persatuan Sepak Bola Kesatria
20. Kesatuan Olahraga Pegawai Pemerintah Sumatera Utara
21. Persatuan Olahraga Medan Timur
22. Persatuan Sepak Bola Sinar Medan
23. Union Football Team
Sisi lain, ada juga yang mengaitkan pendirian PSMS Medan dengan klub-klub Belanda.
Klub yang didirikan sekitar tahun 1907-1915 yakni Deliesche Voetbal Bond (DVB), Oost Sumatera Voetbal Bond (OSVB), Rumah Susun Football Club (RSFC) dan Voetbal Bond Medan Organisatie (VBMO).
Pemerhati sepakbola Indra Efendi Rangkuti ogah mengakui PSMS Medan dikaitkan tim-tim Belanda, dengan dalih tidak ada bukti yang jelas.
Setelah berdiri, PSMS Medan mempunyai sekretariat di Jalan Bali atau sekarang Jalan Veteran. Sekretariat itu bernama Gedung PSMS dan pengurus PSMS berkantor di situ sejak tahun 1955 hingga 1972.
Sedangkan lapangan yang digunakan bernama Lapangan Medan Putra, di lapangan itu sudah berdiri Hotel Madani di Jalan Sisingamangaraja.
PSMS Medan kemudian memakai Stadion Teladan sebagai lapangan bertanding pada tahun 1953 setelah digunakan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
Era perseriaktan, PSMS menjadi juara tiga kali berturut-turut: 1967, 1969 dan 1971. Lalu tahun 1975 menjadi juara bersama dengan Persija Jakarta.
Tim ini juga menjadi klub Indonesia pertama yang tampil dan menembus semifinal AFC 1970, setelah meraih gelar juara Aga Khan Gold Cup tahun 1967 mengalahkan tim Bangladesh, Mohammaden.
Meskipun saat ini PSMS Medan berkompetisi di Liga 2, sejarah emas di atas tetap menjadikannya salah satu raksasa sepak bola Indonesia yang paling disegani. (MP-01)
MdnPedia.com Beri Pesan, Kesan dan Warna