Boydo
Foto bersama Dirut PUD Pasar Anggia Ramadhan dan pengurus GAMKI Medan, 12 Mei 2026.

Boydo Panjaitan: Mengancam Anggia Ramadhan adalah Kriminal!

Mdnpedia.com – Dirut PUD Pasar Anggia Ramadhan mengakui sulit bekerja karena banyaknya kepentingan dalam penunjukan pengelola pasar di Kota Medan.

Hal ini disampaikan Anggia kepada pengurus GAMKI Medan di ruang kerjanya, 12 Mei 2026.

Dalam perbincangan santai penuh kekeluargaan itu, Anggia Ramadhan juga merasa terancam atas intimidasi oknum pejabat.

Ia menolak menceritakan detail, namun seluruh fakta akan dibuka pada saat yang tepat.

“Tekanan datang dari pejabat publik, nanti kalau sudah waktunya pasti saya buka,” ucapnya.

Saat ini Anggia telah menyerahkan sejumlah dokumen dugaan korupsi pengelolaan pasar ke Kejari Medan.

Langkah ini dilakukan demi transparansi keuangan dan membuka identitas pihak-pihak yang selama ini merugikan Pemko Medan.

“Kalau saya salah mana berani buka-bukaan seperti ini. Saya ini mewakili Negara, hanya ingin meningkatkan PAD Pemko Medan,” sambungnya.

Sisi terpisah, Ketua GAMKI Medan Boydo Panjaitan, menyesali sikap oknum pejabat yang mengintimidasi Dirut PUD Pasar.

“Mengintimidasi dan mengawasi itu dua hal yang berbeda, jangan sampai wewenang mengawasi malah dimanfaatkan untuk mengintimidasi. Jika terbukti ini kriminal,” ucap Boydo.

Boydo juga mengingatkan sejumlah pihak agar tidak mencampuri lebih dalam terkait penunjukan pengelola pasar yang seyogianya adalah prerogatif PUD Pasar.

“Memang wajar pengelolaan pasar diperbaharui karena faktanya PAD yang dihasilnya jauh di bawah target. Lagian ini (penunjukan pengelola pasar) memang hak PUD Pasar,” pungkasnya. (MP-01)

Baca Juga :  Boydo Panjaitan Minta Pengurus GAMKI Medan Kebut Pembentukan PAC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *