Trio PDIP ‘Kuliti’ Pemko Medan Demi Bela Warga Kompleks Contempo

MEDAN PEDIA – Tim verifikasi PSU, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Rahmat Hidayat, tertunduk lemas setelah ‘diserang’ trio PDIP di Komisi IV DPRD Medan.

Ketiga politisi PDI Perjuangan adalah Paul Mei Simanjuntak, Jusuf Ginting dan Boydo Panjaitan (utusan Yu Contempo).

Mereka mempertanyakan alasan Pemko Medan ngotot merobohkan tembok Kompleks Perumahan Contempo.

“Di balik tembok Contempo kan belum ada rumah, cuma lahan kosong, kenapa kalian ngotot merobohkan tembok?” ucap Jusuf Ginting kepada Rahmat Hidayat dalam RDP Komisi IV, 28 Juli 2026.

Rahmat Hidayat berdalih jika sikap Pemko Medan dilatarbelakangi putusan pengadilan yang inkracht.

“Itu urusan pengadilan melakukan eksekusi bukan Pemko Medan. Ada apa dengan cinta? Seolah Pemko Medan sedang disetir sama seseorang,” timpal Paul mendengar jawaban Rahmat.

Paul memberikan contoh jika Kompleks Tasbih, Tomang Elok, dan puluhan perumahan lain tidak diambilalih Pemko Medan menjadi PSU.

Menurut Paul, Pemko Medan sedang mempertontonkan sikap tebang-pilih.

“Kerja kalian memang gak beres, makanya mereka ini (warga Contempo) mengadu ke DPRD,” tuturnya.

Sisi terpisah, Boydo Panjaitan menjelaskan jika pengembang siap menyerahkan PSU ke Pemko Medan asal bermanfaat kepada masyarakat.

Ia menegaskan jika lahan yang dipersoalkan bukan milik Pemko Medan sehingga seluruh kebijakan harus menguntungkan masyarakat di kompleks perumahan.

“Jika tembok dirobohkan masyarakat merasa tidak nyaman. Apalagi di balik tembok itu banyak anjing dan cuma lahan kosong,” ucap Boydo.

Boydo juga mengkritik pemberitaan yang menyebut Ketua DPC PDIP Medan Hasyim dan Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen dituduh menerima gratifikasi.

“Publik melapor ke PDIP kok malah kami dituduh gratifikasi. Fitnah dan kami menantang KPK dan Kejaksaan datang ke Medan memeriksa semuanya,” pungkas Boydo. (MP-01)

Baca Juga :  GAMKI Medan Sindir FKUB: Daging Babi Urusan Ekonomi Bukan Agama!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *