Boydo
Potret atas Warenhuis sebelum direvitalisasi oleh Pemko Medan tahun 2023.

Sejarah Warenhuis, Dibangun Tahun 1916 sebagai Supermarket Pertama di Medan

Mdnpedia.com – Selebritas Raffi Ahmad mengunjungi Warenhuis, 7 Mei 2026, gedung tua yang menjadi bukti peradaban modern di Medan sejak tahun 1916.

Pemko Medan berharap Raffi berinvestasi untuk ‘menghidupkan’ kembali bangunan karya G.Bos, arsitek termuka berkebangsaan Jerman.

Warenhuis adalah supermarket pertama di Kota Medan yang dibangun tahun 1916 dan diresmikan tahun 1919 oleh Wali Kota Medan Pertama, Daniel Baron Mackay.

Gedung ini memiliki bunker. Publik pun berspekulasi jika itu adalah gudang senjata, namun akademis Pusat Studi Ilmu Sejarah Unimed, Erond L Damanik, berpendapat lain. Ia memastikan bunker itu hanya sekadar tempat penyimpanan stok barang.

Gedung Warenhuis hanya beroperasi sebagai supermarket selama 23 tahun. Pada Tahun 1942 Belanda takluk dari Jepang dan mengakhiri masa kejayaan Warenhuis.

Puluhan tahun status gedung ini tidak jelas, pernah menjadi Kantor Pemerintahan namun tidak berlangsung lama. Bahkan sekitar 2000-an menjadi markas organisasi kepemudaan yang sangat kumuh.

Ia menjadi bangunan ‘mati’ di tengah Kota Medan. Dinding-dindingnya ditumbuhi rumput, jendela ditutup dengan seng seadanya.

Barulah pada tahun 2023, Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan revitalisasi besar dengan menghabiskan dana Rp 32 miliar. Ia memastikan pembangunan tidak mengubah konstruksi gedung untuk menjaga nilai sejarah.

Langkah revitalisasi berbuntut laporan hukum. Keturunan Dalip Sigh Bath mengklaim sebagai ahli waris kepemilikan Warenhuis bahkan menguggat Bobby Nasution Rp 1 triliun karena mengalihkan kepemilikan tanah dan bangunan sebagai Hak Pengelolaan Pemko Medan di Kantor Pertanahan.

Meski berkonflik, revitalisasi tidak pernah dihentikan. Bobby menginginkan gedung ini menjadi pusat kreativitas dan UMKM namun rencana ini tak pernah terwujud hingga kedatangan Raffi Ahmad (2026). (MP-01)

Baca Juga :  Albena Pimpin Rapat Satpol PP-Bapenda Medan Bahas Target PAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *