Mdnpedia.com – Penyelenggara GAMKI Rise Up Vol.2 menggandeng Ansgar Manurung sebagai art director untuk menciptakan ekosistem festival yang profesional.
Ansgar lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, dan mulai tertarik pada seni vocal sejak tahun 1999, sewaktu mengikuti Paduan Suara Gereja Injili Indonesia (GII) Dago.
Pada tahun yang sama ia juga bergabung dengan Studio Cantorum untuk mengikuti pelatihan intensif dengan Tomiyanto Kandisaputra.
Ansgar juga mendapat masterclass vocal dari Marijke ten Kate dari Belanda.
Tercatat, Ansgar Manurung pernah mengikuti beberapa konser dengan Studio Cantorum seperti “The Seven Last Words of Christ – Theodore Dubois, Requiem – Gabriel Faure, menjadi solis di Kantata – John W. Peterson dan ikut dalam produksi The Messiah – Handel dengan pimpinan Prof. Andre de Quadros.”
Dunia tarik suara sebenarnya jauh dari gelar akademik Asgar Manurung.
Ia adalah Sarjana Teknik jebolan STT Telkom tahun 2001. Lalu melanjutkan kuliah di Bournemouth, Amerika Serikat.
Dalam masa kuliah di Bournemouth, ia mendapat pelatihan vokal untuk Opera dari Patricia Taylor, dan mendapat kesempatan untuk bernyanyi dalam produksinya cuplikan dari beberapa opera diantaranya :
– sebagai Goro dalam Madame Butterfly – Puccini
– sebagai Pang dalam Turandot –G.Puccini.
Baca Juga : GAMKI Rise Up Perlombakan Paduan Suara, Band Gereja hingga e-Sport
Kembali ke Indonesia, Januari 2006, Ansgar Manurung mendapat bimbingan vokal dari Catharina Laimena dan juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti masterclass dari Jeremy Hunt seorang Tenor dari USA.
Ketika bergabung dalam Susvara Opera Company, ia juga terlibat dalam beberapa produksi opera dan konser, di antaranya:
– Fidelio – Beethoven
– Highlights of Mozarts Opera
– La Boheme-G.Puccini
– The Seven Last Words of Christ T.Dubois.
Ansgar juga bergabung dalam Batavia Madrigal Singers (BMS) dan terlibat dalam produksi konser:
– Symphony Untuk Bangsa (Lagu – lagu Indonesia dari berbagai daerah)
– Symphony No. 9 – Beethoven
– John Rutter Nights – John Rutter
Bersama dengan BMS, ia ikut dalam tim kompetisi internasional, di antaranya:
– Polifonia de Habaneras Choir Competition– Spanyol
– Prof. Georgi Dimitri Choir Competition – Bulgaria
Setelah menjadi konduktor di Gereja Injili Indonesia (GII) Plaza Semanggi (2008-2013), saat ini ia menjadi konduktor dan pelatih vokal di SMA ST.THOMAS 1 Medan, Sumatera Utara.
Bersama SMA ST. THOMAS 1 Medan, ia ikut dalam kompetisi, di antaranya:
– Penabur International Choir Festival (PICF) tahun 2019, dengan perolehan Gold Medal peringkat 2.
– Ken Steven International Choir Festival (KICF) tahun 2019, dengan perolahan Silver Medal.
– North Sumatera International Choir Competition (NSICC) tahun 2018, dengan perolehan Gold Medal peringkat 1.
Bersama Lembaga Pengembangan PESPARAWI Daerah (LPPD) Kota Medan dalam PESPARAWI Provinsi Sumatera Utara tahun 2021 di Kota Pematang Siantar:
– Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), sebagai Conductor, meraih peringkat 1 dan menjadi utusan PESPARAWI Nasional 2022
– Paduan Suara Pria (PSP), sebagai Conductor, meraih peringkat 1 dan menjadi utusan PESPARAWI Nasional 2022
– Pelatih Solo Anak 7 – 9 Tahun, meraih peringkat 1 dan menjadi utusan PESPARAWI Nasional
– Pelatih Solo Anak 10 – 13 Tahun, meraih peringkat 4
– Pelatih Solo Remaja Wanita 16 – 24 Tahun, meraih peringkat 3
– Pelatih Solo Remaja Putri 16 – 24 Tahun, meraih peringkat 3
Bersama Lembaga Pengembangan PESPARAWI Daerah (LPPD) Sumatera Utara dalam PESPARAWI Nasional 2022 di Propinsi DI Yogyakarta:
– Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), sebagai Conductor, meraih Gold peringkat 4
– Paduan Suara Pria (PSP), sebagai Conductor, meraih Gold peringkat 3 (MP-01)
MdnPedia.com Beri Pesan, Kesan dan Warna