MEDAN PEDIA – Badan Kerjasama Antar Gereja Indonesia (BKAG Indonesia) secara resmi mendeklarasikan komitmennya untuk menjadi berkat bagi bangsa dan negara setelah terbitnya Surat Keputusan Administrasi Hukum Umum (SK AHU) Nomor 0004264.AH.01.07.Tahun 2026.
Terbitnya SK AHU ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan panjang organisasi yang telah mengabdi selama dua dekade dalam membangun kerja sama antar gereja di Indonesia.
Perjalanan BKAG dimulai sejak tahun 2006 dengan visi mempererat persatuan, kebersamaan, dan sinergi antar gereja dalam melayani masyarakat.
Setelah melewati berbagai tantangan dan dinamika pelayanan, pada tahun 2022 organisasi ini memperoleh Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan Nomor 0214-00-00/018/I/2022. Kini, dengan diterbitkannya SK AHU oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia, organisasi ini secara resmi memiliki legalitas nasional dengan nama Badan Kerjasama Antar Gereja Indonesia (BKAG Indonesia).
Deklarasi ini berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan rasa syukur kepada Tuhan.
Acara tersebut dihadiri oleh para pendiri dan tokoh yang telah berperan dalam perjalanan organisasi sejak awal berdiri, antara lain Pdt. Longge Karosekali, Bapak Wilson Simanjuntak, Pdt. Derlin Yosua, serta para penasehat dan mitra pelayanan lainnya.
Kehadiran mereka menjadi simbol kesinambungan visi dan semangat pelayanan yang telah diwariskan selama bertahun-tahun.
Dalam sambutannya, para pendiri menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan yang telah memampukan BKAG bertahan, berkembang, dan akhirnya memperoleh pengakuan hukum secara nasional.
Mereka berharap BKAG Indonesia dapat menjadi wadah yang semakin efektif dalam memperkuat persatuan gereja-gereja di Indonesia serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Adapun susunan kepengurusan BKAG Indonesia periode saat ini adalah:
Ketua: Pdt. Johny Alexander Lontoh
Sekretaris: Pdt. Dr. Suardin Gaurifa
Bendahara: Nuraini Dewi Retno Sitowulan
Sebagai organisasi yang berlandaskan nilai-nilai kasih, persatuan, dan pelayanan, BKAG Indonesia berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi gereja, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun kehidupan bangsa yang harmonis, damai, sejahtera, dan berkeadilan.
BKAG Indonesia juga akan terus mendorong kolaborasi lintas denominasi gereja, memperkuat peran gereja dalam bidang sosial kemasyarakatan, pendidikan, kemanusiaan, serta pembangunan karakter bangsa.
Ketua BKAG Indonesia, Pdt. Johny Alexander Lontoh, menyampaikan bahwa legalitas nasional yang telah diperoleh bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk melayani Indonesia.
“Kami percaya bahwa Tuhan memanggil gereja untuk menjadi terang dan garam bagi dunia. Karena itu, BKAG Indonesia hadir untuk memperkuat kebersamaan gereja-gereja dan menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan,” ujarnya.
Dengan semangat “Bersatu dalam Kasih, Melayani untuk Negeri”, BKAG Indonesia siap melangkah ke masa depan, membangun sinergi yang lebih luas, memperkuat persaudaraan antar gereja, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, damai, dan berkeadilan. (MP-01)
MdnPedia.com Beri Pesan, Kesan dan Warna