Ribuan calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mendapat pembekalan latihan dasar kepemimpinan.

Penempatan Manajer Kopdes jadi Masalah Baru

MEDAN PEDIA – Penempatan Manajer Kopdes (Koperasi Desa) Merah Putih menimbulkan masalah baru.

Akun @agrinaspangan langsung dibanjiri hujatan setelah mengunggah pengumuman ini tanggal 25 September 2026.

Penempatan dianggap tidak masuk akal, isu calon manajer mundur massal mencuat ke tengah publik.

Teranyar, ratusan calon Manajer Kopdes mendatangi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara. Tuntutan mereka seragam, berharap PT Agrinas menyesuaikan penempatan sesuai domisili.

Calon manajer berinisial S mengatakan jika penempatan ini tidak sesuai kesepakatan. Menurut S, awalnya calon manajer dijanjikan penempatan sesuai dengan domisili.

“Ada yang ditempatkan lebih dari 2000 kilometer dari domisili. Kami sudah menyampaikan keberatan ini ke pihak Agrinas,” ucap S kepada awak media, 28 September 2026.

Seorang calon manajer yang datang ke Kantor Agrinas mengaku berdomisili Jakarta namun ditempatkan ke Sulawesi Tenggara.

Secara terpisah, Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, membantah isu Manajer Kopdes mundur massal.

Ahmad menegaskan sudah 85 persen dari 28.621 manajer menyatakan kesediaan dengan lokasi penempatan.

“Awal Oktober mereka sudah aktif di lokasi penempatan karena sesuai dengan offering letter yang diisi,” ucap Ahmad.

Selanjutnya, 15 persen calon manajer yang belum mengisi offering letter belum dapat dipastikan mengundurkan diri.

“Kita tunggu hasil evaluasi dulu untuk langkah-langkah selanjutnya,” ucapnya mengakhiri. (MP-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *