Rapidin Apresiasi Sikap Iriani Tarigan Dampingi Korban MBG ke Jakarta

MEDAN PEDIA – Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, mengapresiasi sikap Ketua DPRD Karo, Iriani Tarigan, yang terus mendamping tuntutan keluarga korban MBG (Makan Bergizi Gratis).

DPRD Karo telah mempertemukan keluarga korban dengan perwakilan Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan dan Polri dalam rapat dengar pendapat tanggal 7 September 2026.

“Sebagai kader PDI Perjuangan, Ibu Iriani telah menjalankan instruksi partai untuk selalu hadir dan memperjuangkan nasib rakyat, terutama anak-anak kita yang menjadi korban keracunan MBG. Pengawalan hingga ke BGN Pusat di Jakarta adalah bukti nyata bahwa keselamatan generasi muda di Tanah Karo adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” ucap Rapidin Simbolon.

Iriani Tarigan dijadwalkan akan memimpin langsung delegasi DPRD Karo mengunjungi Kantor BGN Pusat di Jakarta pada Senin (14/9) mendatang.

Kunjungan kerja ini juga didampingi oleh perwakilan BGN Provinsi Sumatera Utara untuk memaparkan akar persoalan dan menyampaikan tuntutan warga secara langsung kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat.

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Sumut, Salmon Sumihar Sagala, menyatakan bahwa keberangkatan Iriani Tarigan ke BGN Pusat merupakan langkah strategis untuk memperkuat dorongan moral dan birokrasi, agar ada bentuk pertanggungjawaban nyata serta berkeadilan kepada korban.

Langkah pengawalan langsung ini ditempuh agar pemerintah pusat menangani persoalan ini secara tuntas, serius, dan memastikan perlindungan maksimal hingga proses pemulihan benar-benar selesai.

Mengenai penanganan medis para siswa, PDI Perjuangan mendorong kepastian dukungan penuh dari BGN dalam menanggung seluruh biaya perawatan korban secara terpusat. Hal ini penting agar tidak menimbulkan beban finansial tambahan bagi keluarga korban maupun bergantung pada skema jaminan reguler seperti BPJS Kesehatan.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPD PDI Perjuangan Sumut, Landen Marbun, mengatakan koordinasi intensif terus dilakukan bersama Kapolres Karo untuk memproses insiden ini ke ranah hukum apabila terbukti terdapat unsur kelalaian fatal dari pihak penyelenggara atau penyedia makanan.

Baca Juga :  Rapidin Perintahkan Kader PDIP Bantu Perawatan Medis AGP

Sementara, Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutrisno Pangaribuan, menjelaskan dari berbagai informasi yang dikumpulkan bahwa peristiwa keracunan massal ini terjadi pada Kamis (13/8) sekitar pukul 13.00 WIB dan menimpa murid di lima sekolah, yakni SMAN 1 Berastagi, SMA Swasta Bersama, SMK Swasta Bersama, SMPN 3 Kabanjahe, dan SMP Swasta Bersama.

Berdasarkan data awal, sedikitnya 269 siswa mengalami gejala gatal, sesak napas, hingga muntah usai mengonsumsi hidangan program MBG dari dapur SPPG Karo Berastagi Sempajaya, yang mengakibatkan para korban harus mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Karo. (MP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *